Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
HomeSelamat Datang di Ibrahim Aji's Site on Multiply.comDec 8, 2006
Web ini ditujukan kepada mereka yang bangga terhadap kekayaan intelektual kaum muda muslim, dan berupaya untuk menciptakan keshalihan sosial sebagai bentuk implementasi keyakinannya itu.












Blog EntryJun 22, '08 5:50 AM
for everyone
Setiap tanggal 22 Juni, warga Jakarta memperingati Hari Jadi Ibukota Negara ini dengan meriah. Biasanya, ada pesta rakyat di Ancol lengkap dengan panggung hiburan dan pesta kembang api. Pada 22 Juni 2008 ini, usia Jakarta sudah 481 tahun. Sebuah usia yang sudah sangat matang namun ironisnya, Jakarta dari hari ke hari kian menjadi kota yang tidak menyenangkan untuk ditinggali. Macet di mana-mana, dan jika hujan sebentar maka banjir pun segera menggenang. Ini hanyalah sedikit di antara setumpuk masalah ibukota negeri ini yang konon dibebaskan oleh seorang dai-pejuang bernama Fatahillah.

Benarkah Fatahillah merupakan seorang ulama yang membebaskan Jakarta? Sejarawan Betawi Drs. Ridwan Saidi menolak keras anggapan ini. “Banyak orang menganggap Fatahillah melakukan dakwah Islam di Jakarta. Ini tidak beralasan dan tidak benar sama sekali. Sebelum Fatahillah datang, sudah ada 3.000 orang Betawi yang Muslim. Bahkan ketika Fatahilah datang menyerbu kota ini, dia bersama pasukannya itu membumi-hanguskan kampung-kampung Muslim Betawi. Ada sekitar 3.000 rumah Muslim Betawi yang dihanguskan.”

“Bagi Muslim Betawi, Fatahillah itu penjahat. Dan tidak benar jika Fatahillah ke Jakara ini dalam rangka dakwah Islam. Ini harus dikoreksi. Saya telah meneliti sekian lama dan tidak pernah sedikit pun menemui sisa-sisa dakwah Fatahillah di kota ini. Sampai sekarang ini rumah orang-orang Betawi biasanya memajang poster Syekh Abdul Qadir al-Jilani atau yang lebih dikenal dengan sebutan Syekh Abdul Qadir Jaelani, juga poster Buroq, dan tidak pernah ada rumah orang Betawi memajang poster Fatahillah atau sesuatu yang berbua Cirebon atau Demak. Tradisi Islam yang ada di orang Betawi pun khas, sama sekali tidak ada bau-bau Islamnya Cirebon. Saya berani berdebat dengan siapa saja soal ini!” tegas Ridwan saat mengisi diskusi publik bertema “Meluruskan Sejarah Islam di Indonesia” di IKIP Muhamadiyah Jakarta (28/5).

“Jadi, Fatahillah bukanlah pahlawan umat Islam Indonesia. Dia lebih tepat disebut sebagai pahlawan Muslimnya Cirebon, bukan Muslim Jakarta. Kedatangan Fatahillah berikut pasukannya dari Cirebon pada tahun 1527 semata-mata untuk merebut pelabuhan Kalapa. Ia lalu membangun istana yang dikelilingi tembok tinggi di tepi barat Kali Besar. Orang-orang Betawi yang sudah Muslim saat itu, yang rumahnya berdiri di dekat istananya, diusir dan dibumi hanguskan. Omong kosong besar Fatahillah berdakwah. Jejak dakwahnya sama sekali tidak ada di ranah Betawi, ” lanjut Ridwan.

Ribuan unit rumah Muslim Betawi yang dibakar Fatahillah itu berada di Mandi Racan, Pasar Ikan (lihat De Quoto, 1532).

Sebab itu, Ridwan sangat sedih jika tiap tanggal 22 Juni, pemerintah merayakannya sebagai Hari Lahir Kota Jakarta. “Itu adalah hari pembumi-hangusan ribuan rumah Muslim Betawi. Juga hari terbunuhnya Syahbandar Wak Item yang juga seorang Muslim Betawi, ” ujar Ridwan.

Lantas siapa yang mengIslamkan Jakarta? Menurut penelitian Ridwan, sejak awal abad masehi, sebelum Islam lahir di Jazirah Arab, para pedagang Arab telah melakukan perdagangan di Jakarta sehingga sebelum Islam datang di tanah ini. Ini berarti orang Betawi asli sudah mengenal istilah-istilah Arab sebelum Hindu dan Budha hadir di Jawa. Kerajaan Tarumanegara saja bari berdiri di abad ke V Masehi atau sekiar tahun 400-an Masehi.

“Kata-kata seperti alim, kramat, adat, kubur, dan sebagainya sudah dikenal di Jakarta sebelum Islam lahir di Jazirah Arab, ” tegasnya.

Salah satu buktinya adalah prasasti Batu Jaya di Bekasi, sebelah timur pantai Pakis Jaya yang berumur lebih tua ketimbang situs Tarumanegara. “Di batu-batu itu terdapat ragam hias yang tidak ada sama sekali nuansa India, apalagi Cina. Saya amat terkejut ketika mendapati ragam hias ornamen di Batu Jaya itu lebih mirip ornamen Arab. Ini salah satu bukti saja, masih banyak yang lain, ” ujar Ridwan.

Beberapa sumber yang layak untuk ditelusuri lebih jauh adalah kitab Agryppa dari Claudius Ptelomius, lalu naskah Wangsakerta yang menyebut adanya Krajan (bukan kerajaan) bernama Salakanagara, Aki Tirem, dan sebagainya. “Ini temuan saya dan saya siap berdebat soal Fatahillah ini dengan siapa saja, ” tegas Ridwan. (rizki-eramuslim.com)


MusicJun 21, '08 11:55 PM
for everyone
:: KORSAD ::  Izzatul Islam 
Shoutul Haroqah - Harapan Itu Masih Ada   
Ini LAngkah ku INI LANGKAHKU!! SHOUTUL HAROKAH 

Blog EntryJun 21, '08 6:17 AM
for everyone
Memang dirasa perlu penjabaran secara rinci hak-hak pasutri, karena banyak dari pasangan suami dan isteri teledor dan kurang mengerti tentang bahaya dan konsekuensi bila hak-hak tersebut tidak terpenuhi. Sementara pernikahan akan langgeng dan kasih sayang akan tumbuh lestari bila semua hak-hak yang disebutkan di bawah ini bersifat wajib, bahkan ada yang hanya terkait dengan etika dan norma yang hadir sebagai pelengkap dan penyangga, namun ada pula yang sifatnya wajib, sehingga bila tidak terpenuhi maka pelakunya mendapat sanksi atau dosa.

Ketika ta'aruf sang calon suami ditanya oleh calon isteri mengenai hal-hal apa saja yang jika sang isteri melakukannya maka sang suami pun ridha padanya. Maka sang calon suami berkata, "ketauhilah kami berusaha menerimamu apa adanya namun jikalau engkau ingin mengetahui hak-hak yang ada pada diri kami yang sebaiknya engkau penuhi. Namun mohon dimaklumi bahwasanya  poin-poin tersebut berstatus "HANYA INGIN KAU TAHU" jikalau tidak berkenan tentu saja tak harus dipusingkan.  Maka kami menyukai dirimu jika :

1. Menjaga harga diri dan kehormatan suami
2. Menjaga kesucian dan martabat suami
3. Memelihara harta suami
4. Menghormati keluarga suami
5. Menghargai ketika ada di sisi suami
6. Menyanjungku ketika tidak ada
7. Mecintai apa yang disenangi suami meskipun perkara yang tidak dicintai.
8. Membenci sesuatu yang dibenci oleh sang suami meskipun bukan perkara yang harus dibenci.
9. Meperhatikan sesuatu yang menjadi perhatian suami
10. Memalingkan pandangan dari segala yang tidak menarik bagi suami
11. Marah terhadap segala sesuatu yang menjadikan marahnya suami
12. Ridha terhadap segala sesuatu yang menjadikan ridhanya suami
13. Menganggap banyak terhadap pemberian yang sedikit
14. Jika mendapat pemberian banyak dibalas dengan penuh rasa syukur
15. bangun tidur sebelum sang suami bangun
16. Tidur sesudah suami tidur
17. Bersifat tabah dan pemaaf bila suami tidak mengerti
18. Bersikap lemah lembut ketika suami sedang bersikap kasar
19. Berdiam diri ketika suami sedang emosi
20. tidak boleh berpura-pura sakit di hadapan suami
21. Merestui semua keinginan suami yang tidak mengarah maksiat
22. Tidak boleh menangis sementara suami sedang tertawa
23. Tidak boleh tertawa sementara suami sedang menangis
24. Tidak boleh memaksakan keinginan kepada suami
25. Tidak memaksakan kehendak dan pendapat kepada suami 
26. Tidak sekali-kali memperlakukan suami seperti pembantu atau pekerja
27. Tidak suka mengkritik pekerjaan suami
28. Tidak mencela suami dalam aturan
29. Mengangkat harkat dan martabat suami di depan keluarga besar kedua belah pihak
30. Mengagungkan kedudukan suami di hadapan para tetangga.
31. menampakkan kebaikan suami
32. Menyembunyikan aib dan kekurangan suami
33. Jika suami mengadukan sesuatu, dirimu langsung menanggapi pengaduanku.
34. Jika suami mengeluhkan tentang keadaan, engkau menanggapi penuh kearifan
35. Ikut bersedih hati ketika sedang sedih dan gelisah
36. Menghibur hatiku ketika dalam keadaan gundah
37. Menunggu di sisiku ketika sedang sakit
38. Memberikan bantuan bila sedang butuh
39. Meringankan beban berat yang dipikul suami
40. Menyambutku ketika masuk rumah
41. Melepas kepergianku ketika keluar rumah
42. Memilih kalimat yang indah ketika berbicara denganku
43. Membersihkan rumah sebisa mungkin
44. Merapikan rumah sebaik kmungkin
45. Berdandan secantik mungkin
46. Memilih sikap yang paling sopan dan lembut   
47. Memberi isyarat dengan cara yang paling sopan
48. Menampakkan perangai yang paling lembut dan halus
49. Memilih canda dan gurau yang paling bagus
50. Berusaha menumbuhkan kesenagnan dan kegembiraan di hati dan mataku
51. Berusaha sungguh-sungguh dalam rangka untuk menarik perhatian dan perasaanku
52. Membalas keburukan suami dengan kebaikan
53. Membalas dosa suami dengan maaf
54. Mengabulkan permintaan maaf sang suami
55. Tidak melakukan shalat sunnah kecuali atas seizin suami
56. Tidak berpuasa sunnah kecuali atas seizin suami
57. Tidak melakukan haji sunnah kecuali atas seizin suami
58. Tidak kelauar rumah kecuali atas seizin suami

Poin-poin di atas bukanlah dikarenakan kami banyak menuntut. Namun cukuplah dengan hadits Nabi Shalallhu ‘alaihi wasallam di bawah ini seorang isteri bisa mengerti harga dan nilai hak-hak suami:

“Andaikata seseorang boleh sujud kepada yang lain, maka aku akan memrintah wanita sujud kepada suaminya.” (HR. Ibnu Majah dalam Sunannya (1852 dan 1853) dan dishahihkan Syaikh Al Albani)

Tentunya kaum wanita merasa keberatan dengan kewajiban wanita yang begitu banyak. Bahkan di antara mereka mengangap mustahil dan terlalu mengada-ada. Namun bagi orang yang mau merenungkan dengan baik pasti mendapatkan kesimpulan bahwa barangsiapa yang mengamalkan sifat-sifat di atas maka tidak diragukan lagi, dia akan menjadi isteri teladan.

Seandainya ada seorang wanita yang memiliki karakter dan sifat-sifat di atas mengumumkan di Koran bahwa dia sedang mencari pasangan hidup, maka ribuan pelamar akan mengajukan diri untuk menjadi calon suaminya.

Tugas suami dalam menjaga keutuhan rumah tangga

Seorang suami yang memiliki akal pikiran cemerlang dan baik akan selalu menerima kekurangan istrinya dengan lapang dada. Suami adalah pemimpin rumah tangga, dia hendaknya memiliki kesabaran yang lebih dibandingkan seorang istri. Dan hendaknya seorang suami mengetahui bahwa wanita itu lemah akal dan agamanya. Jika seorang istri selalu diminta untuk sempurna dalam segala hal, tidaklah mungkin dia bisa memenuhinya. Berlebihan dalam mendidik dan meminta kepada istri akan mengakibatkan keretakan dalam rumah tangga. Nabi bersabda :

"Nasehatilah kaum wanita (para istri) dengan baik. Sesungguhnya mereka diciptakan dari tulang rusuk dan sebengkok-bengkoknya tulang rusuk adalah yang diatas. Jika engkau ingin meluruskannya maka bisa jadi engkau akan mematahkannya dan jika engkau biarkan mereka, mereka akan senantiasa dalam keadaan bengkok. Nasehatilah kaum wanita dengan baik" (HR. Bukhari dan Muslim)

Kebengkokan (banyaknya kelemahan dan kekurangan) seorang istri termasuk tabiat mereka, maka mereka harus diperlakukan dengan penuh kesabaran.
Seorang suami tidak selayaknya untuk terus mengungkit-ungkit perasaan kesal dan sedih dalam rumah tangganya (istrinya). Tapi hendaknya dia memalingkan wajahnya dari aib-aib yang ada dalam diri istrinya dan mengingat kelebihan-kelebihan yang ada padanya. Dalam hal ini Rasulullah bersabda :

"Janganlah seorang mukmin (suami) membenci mukminah (istri). Jika dia membenci sebagian perangainya hendaklah dia ridho (ingat) kebaikan-kebaikannya yang lain" (HR.Muslim)
Hendaknya seorang suami menasehati sang istri dengan penuh kelemah lembutan, dan tidak diperbolehkan untuk membiarkan istri dengan kelemahannya tersebut masuk kejurang kemaksiatan. Allah berfirman :

وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ فَإِن كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَى أَن تَكْرَهُواْ شَيْئاً وَيَجْعَلَ اللّهُ فِيهِ خَيْراً كَثِيراً


"Dan bergaullah dengan mereka secara baik. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak." (QS. An-Nisa' : 19)

Bagaimana mungkin akan terwujud keluarga sakinah (tentram), mawaddah (kasih) dan rohmah (sayang). Jika kepala rumah tangga berperangai kasar dan keras serta selalu sempit hati dan pandangannya, selalu tergesa-gesa dalam mengambil keputusan, mudah marah dan sulit memaafkan, jika masuk rumah selalu berlagak sombong dan jika keluar rumah selalu berburuk sangka kepada istrinya.
Kebahagiaan dan muamalah yang baik tidak bisa diwujudkan melainkan dengan sikap lemah lembut dan jauh dari prasangka-prasangka buruk yang tidak ada buktinya. Kecemburuan terkadang membawa seorang suami kepada buruk sangka dan mencari-cari kesalahan, sehingga bisa merusak kehidupan rumah tangganya. Allah ta'ala berfirman :


"Dan janganlah kamu menyusahkan mereka untuk menyempitkan (hati) mereka" (QS. Ath-Tholaq : 6).

Nabi pernah bersabda :

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي

"Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya (istrinya) dan aku adalah sebaik-baik kalian bagi keluargaku" (HSR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)


Tugas seorang istri dalam menjaga keutuhan rumah tangga

Seorang istri (shalihah) hendaklah mengetahui bahwa kebahagiaan, mawaddah dan rohmah tidak akan bisa digapai (dalam rumah tangga) melainkan ketika dirinya menjaga kesucian diri dan agamanya, dia mengetahui hak dan kewajibannya serta tidak melampaui batasannya, dan dia selalu mentaati suaminya yang merupakan pemimpin, pemberi nafkah dan pelindung dalam rumah tangganya. Taat kepada suami (dalam hal yang tidak menyelisihi syariat) adalah kewajiban bagi seorang istri, demikian juga dengan menjaga amanah dan harta sang suami.
Seorang istri yang sholehah adalah yang menekuni pekerjaan rumahnya, menjadi seorang istri yang baik bagi suaminya dan ibu yang baik bagi anak-anaknya. Dia mensyukuri segala kebaikan suaminya dan tidak mengingkarinya, karena nabi Shallallahu alaihi wasallam telah bersabda :

"Aku diperlihatkan neraka, dan aku lihat kebanyakan penghuninya adalah wanita, (karena) mereka banyak kufur (mengingkari). Lalu beliau ditanya : apakah mereka kufur kepada Allah? Nabi menjawab : tidak, tapi mereka mengingkari (kebaikan) suaminya. Seandainya engkau berbuat baik kepadanya seumur hidupmu kemudian dia melihat sedikit saja dari kesalahanmu maka dia akan berkata : "Aku tidak pernah sedikitpun melihat kebaikanmu" (HR. Bukhari)
Maka haruslah ada saling pengertian dan saling memaafkan, dan tidak boleh bagi seorang istri untuk menyakiti hati suaminya dikala ada dihadapannya dan tidak boleh mengkhianatinya dikala dia sedang berpergian. Dengan inilah akan tercipta saling merindukan dan meridhoi, serta terwujud rumah tangga sakinah mawaddah dan rohmah. Dari sinilah akan muncul generasi muslim yang istiqomah di jalan Allah yang tidak pernah mendengar persengketaan antara orang tua atau keretakan dalam keluarga.

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَاماً

"Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyejuk hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Al-Furqon : 74).

Seorang penyair mengatakan :

ليس الفتاة بمالها وجمالها
كلا ولا بمفاخر الآباء
لكنها بعفافها وبطهرها
وصلاحها للزوج والأبناء
وقيامها بشؤون منزلها وأن
ترعاك في السراء والضراء


Perempuan itu bukanlah dilihat dari harta dan kecantikannya
Sekali-kali bukan itu, begitu juga tidak dilihat dari kemewahan nenek moyangnya
Tapi perempuan itu dilihat dari kesucian dan agamanya
Dan (dilihat) dari kebaikannya kepada suami dan anak-anaknya
Serta (dilihat) dari ketekunanya dalam menjalankan tugas rumahnya
Dan dia selalu menemanimu dikala suka dan duka


(taken from Myquran)

Photo AlbumSave Palestine...!!!Feb 9, '08 5:35 AM
for everyone

Aksi mendukung Palestina yang diselenggarakan di Monas, 28 Januari 2008

VideoAug 19, '07 3:00 AM
for everyone
Wafat setelah melafalkan Al-Quran dan berdoa...



VideoAug 19, '07 2:53 AM
for everyone
little kid amazing voice reciting qur'an. totally shiverring



VideoAug 18, '07 6:57 AM
for everyone
To download http://www.4shared.com/file/10217211/...
He inspired to learn quran from another boy he reciting quran - that inspired him - so this type videos can be used to encourage our childrance to learn quran by heart
May Allah bless all of us

www.chirakkal.tk



VideoAug 17, '07 2:05 PM
for everyone
Subhanallah...
Kapan ya ane punya anak kaya dia...


get_video(2) (11.9 MB)

VideoAug 17, '07 1:38 PM
for everyone
Ini dia dai cilik sejati....
Subhanallah...
Jadi kepingin punya anak kecil :p


get_video (3.5 MB)

Photo AlbumCluster ComunityJul 24, '07 11:09 AM
for everyone

Cluster Crew

MusicJul 17, '07 10:55 AM
for everyone
Bagus banget buat Spiritual Quotion Kita
01 I'tiraf KOLEKSI NASYID TERBAIK RAIHAN 

Photo AlbumPhoto Album 2007-03-10Mar 10, '07 3:30 PM
for everyone


LinkDec 8, '06 1:38 PM
for everyone

NoteGuestbook
   
overkawaii wrote on Dec 8, '08
idul adha Pictures, Images and Photos
overkawaii wrote on Sep 30, '08



Lihat Kartu Ucapan Lainnya
(KapanLagi.com)
naeklembah wrote on Sep 21, '08
Salam ta'aruf balik...
syukron.
reitaya wrote on Sep 18, '08
Assalamualaikum.. Trims dah mampir..
kakakay wrote on Sep 17, '08
salam kenal juga
maturnuwun sampun mampir..
kukuhindonesia wrote on Sep 17, '08
alaikum salaam......salam kenal balik makasih kunjungannya
dezwandy wrote on Sep 17, '08
salam kenal juga... wah, atmosfer blog na beda neh. islami banget. kayak na aku bakal sering" mampir deh...
tokobogor wrote on Sep 7, '08
assalammualaikum...
ji pa kabar...mampir yah
inget g ga?...
kl lupa mampir nya kesini
www.bundanajla.multply.com
wassalam
arqomalifh wrote on Jun 26, '08
Wah, mas aji dah lupa ma ane

Coba cari di daftar pengurus BPPU 2005/2006 dulu mas ada kok nama ane barengan ma dadan, deni, septi dll
arqomalifh wrote on Jun 23, '08
Assalamu'alaikum
wah keduluan shiddieq..

iya sama dapet linknya
petreli wrote on Jun 23, '08
Assalamu'alaykum,
Akh, masih inget ane siapa ga? xixixi...
Punya MP juga toh? di milis kampus, ada undangan nikah, link nya ke MP ini... ternyata....
MOga lancar akh...